Proses dan Teknik
CARA MEMILIH PROSES LAS: DARI MATERIAL, TEBAL, POSISI, MUTU, HINGGA BIAYA
Memilih proses las sering terlihat sederhana. Di bengkel kecil, jawabannya bisa langsung: pakai las listrik saja. Di workshop fabrikasi, jawabannya bisa:...
Memilih proses las sering terlihat sederhana. Di bengkel kecil, jawabannya bisa langsung: pakai las listrik saja. Di workshop fabrikasi, jawabannya bisa: pakai MIG karena cepat. Di pekerjaan presisi, orang bisa memilih TIG atau laser. Tetapi dalam pekerjaan teknik, pemilihan proses seharusnya tidak hanya berdasarkan kebiasaan. Proses las dipilih dengan melihat kebutuhan pekerjaan . Material apa yang disambung? Tebalnya berapa? Posisi las bagaimana? Mutu yang diminta seperti apa? Jumlah produksinya banyak atau sedikit? Akses kerja mudah atau sulit? Biayanya bagaimana? Dari pertanyaan ini, proses yang tepat mulai terlihat. LANGKAH PERTAMA: LIHAT MATERIAL Material adalah pintu pertama. Baja karbon, stainless steel, aluminium, baja paduan, cast iron, dan material khusus tidak bisa diperlakukan sama. Material menentukan jenis proses, filler, preheat, gas pelindung, risiko retak, dan cara inspeksi . Untuk baja karbon umum, banyak proses bisa dipakai: SMAW, MIG/MAG, FCAW, SAW, atau TIG untuk aplikasi tertentu. Untuk stainless tipis, TIG sering menarik karena kontrolnya baik. Untuk aluminium, TIG AC, MIG aluminium, laser, atau FSW bisa dipertimbangkan tergantung tebal dan kebutuhan. Jadi m