Proses dan Teknik
MENGAPA PROSES LAS BANYAK SEKALI?
Di bengkel, orang sering menyebut semua pekerjaan menyambung logam sebagai las. Dari jauh memang terlihat sama: ada panas, ada logam, ada sambungan. Tetapi...
Di bengkel, orang sering menyebut semua pekerjaan menyambung logam sebagai las. Dari jauh memang terlihat sama: ada panas, ada logam, ada sambungan. Tetapi begitu masuk ke dunia teknik, ternyata proses las sangat banyak. Ada SMAW, TIG, MIG/MAG, FCAW, SAW, spot welding, laser welding, friction welding, friction stir welding, thermit welding, dan masih banyak lagi. Pertanyaan yang wajar muncul adalah: mengapa harus sebanyak itu? Kalau tujuannya sama-sama menyambung logam, mengapa tidak cukup satu proses saja? Jawabannya ada pada kebutuhan pekerjaan. Material berbeda, tebal berbeda, posisi berbeda, jumlah produksi berbeda, tuntutan mutu berbeda, dan biaya berbeda. Karena itu proses las juga berkembang menjadi banyak pilihan. BUKAN KARENA INDUSTRI SUKA MEMBUAT RUMIT Banyaknya proses las bukan karena dunia teknik ingin terlihat rumit. Proses las berkembang karena setiap pekerjaan punya masalah sendiri. Menyambung pagar rumah tidak sama dengan menyambung pipa tekanan. Mengelas keranjang tipis tidak sama dengan mengelas pelat kapal. Mengelas aluminium tidak sama dengan mengelas baja karbon. Kalau satu proses dipaksakan untuk semua pekerjaan, hasilnya akan terbatas. Ada pekerjaan yang butu