Proses dan Teknik
SUMBER ENERGI DALAM PENGELASAN: API, BUSUR, LASER, GESEKAN, DAN ENERGI KIMIA
Pengelasan dimulai dari satu hal dasar: energi . Logam harus dipanaskan, ditekan, atau diberi energi dengan cara tertentu agar bisa menyatu. Karena itu,...
Pengelasan dimulai dari satu hal dasar: energi . Logam harus dipanaskan, ditekan, atau diberi energi dengan cara tertentu agar bisa menyatu. Karena itu, sebelum membahas nama proses, kita perlu memahami dari mana panas atau energi pengelasan berasal. Di lapangan, yang paling sering terlihat adalah busur listrik. Tetapi pengelasan tidak hanya memakai busur. Ada nyala api, tahanan listrik, laser, electron beam, gesekan, bahkan reaksi kimia seperti pada thermit welding. Sumber panas ini menentukan bentuk alat, cara kerja, kecepatan, daerah panas, dan risiko yang harus dikendalikan. NYALA API: SUMBER PANAS YANG MUDAH DIPAHAMI Las gas memakai nyala api sebagai sumber panas. Campuran gas bahan bakar dan oksigen dibakar di ujung torch, lalu panasnya diarahkan ke benda kerja. Proses ini mudah dibayangkan karena mirip api yang dikendalikan. Pada pekerjaan tertentu, las gas masih berguna untuk pemanasan, pemotongan, brazing, atau perbaikan ringan. Kelebihan nyala api adalah alatnya relatif sederhana dan mudah dipahami. Tetapi panasnya menyebar lebih luas dibanding laser atau busur yang lebih terkonsentrasi. Karena itu kontrol distorsi dan kecepatan kerja menjadi perhatian. Untuk produksi mod