Cacat Las
UNDERCUT: KENAPA SERING TERJADI DAN KAPAN MASIH BOLEH?
Di lapangan, ada satu kondisi yang sering terjadi. Hasil las kelihatan bagus: jalurnya lurus, tidak ada keropos, permukaan cukup halus. Tapi kalau...
Di lapangan, ada satu kondisi yang sering terjadi. Hasil las kelihatan bagus: jalurnya lurus, tidak ada keropos, permukaan cukup halus. Tapi kalau diperhatikan lebih dekat, di pinggir jalur las ada seperti alur tipis memanjang . Tidak dalam. Kadang bahkan nyaris tidak terlihat kalau tidak kena cahaya miring. Itulah yang disebut undercut . Masalahnya, kondisi seperti ini sering dianggap tidak penting. Selama lasnya “tidak putus”, biasanya dibiarkan. Padahal dari sudut pandang engineering, ini tidak sesederhana itu. APA ITU UNDERCUT? Undercut adalah cekungan atau alur pada logam induk di tepi las yang tidak terisi kembali oleh logam las. Artinya, saat proses pengelasan: tepi logam ikut meleleh, tapi tidak “ditutup” lagi dengan cukup. Akibatnya, terbentuk seperti parit kecil di pinggir las. Kalau dibayangkan sederhana: seperti pinggir jalan aspal yang terkikis, bukan di tengahnya, tapi di sisi jalannya. Jalan masih bisa dipakai. Tapi bagian yang terkikis itu jadi titik lemah. CARA MELIHAT UNDERCUT DENGAN POLA PIKIR ENGINEER Di lapangan, reaksi yang sering muncul: “ah, cuma sedikit” atau “tidak dalam, aman”. Padahal pendekatan yang lebih tepat bukan sekadar melihat besar kecilnya, tapi