Cacat Las
Retak Hidrogen (Hydrogen Cracking)
Retak Hidrogen (Hydrogen Cracking) Hydrogen cracking adalah retak pada sambungan las yang dipengaruhi oleh keberadaan hidrogen, struktur yang keras, dan...
Retak Hidrogen (Hydrogen Cracking) Hydrogen cracking adalah retak pada sambungan las yang dipengaruhi oleh keberadaan hidrogen, struktur yang keras, dan tegangan sisa. Dalam praktik pengelasan, retak ini sering muncul setelah pengelasan selesai, bukan selalu saat busur masih menyala. Hidrogen dapat masuk dari elektroda lembab, permukaan kotor, atau kondisi lingkungan tertentu, lalu berkumpul di area yang rentan. Jika ada struktur keras dan tegangan yang cukup, retak bisa terbentuk, terutama di HAZ. Istilah ini penting karena hydrogen cracking sering sulit diprediksi hanya dari tampilan luar hasil las. Pengendaliannya memerlukan disiplin pada penyimpanan elektroda, kebersihan permukaan, preheat, dan prosedur kerja. Singkatnya: hydrogen cracking adalah retak las yang dipicu oleh hidrogen, kekerasan tinggi, dan tegangan sisa.